Thursday, December 10, 2009

Patung masa kecil obama berdiri di Jakarta


Kamis ini 10 Desember 2009, diresmikan berdirinya patung masa kecil Barrack Obama yang sekarang menjabat sebagai Presiden USA. Patung tersebut ditempatkan di Taman Menteng Jakarta pusat.

Peresmian dihadiri sejumlah donatur antara lain Mien R Uno, Hasyim Joyo Hadikusumo, Surya Paloh dan Walikota Jakarta pusat Silviana Murni. Turut hadir pula ratusan siswa SDN 1 Menteng serta sejumlah teman-teman semasa kecil Obama. Namun, gubernur DKI Fauzi Bowo batal datang sehingga daulat untuk memimpin seremoni jatuh kepada walikota.

Patung tersebut dirancang oleh seniman Leo Angelo yang kemudian dipahat oleh pematung Edy Chaniago, dengan bahan perunggu. Patung yang memperlihatkan Obama pada masa kecil mengenakan kaus bercelana pendek dan sepatu kets. Pembuatan patung memakan waktu sekitar 3 bulan dan menghabiskan dana kurang lebihnya 100 juta rupiah dan proses izin yang memakan waktu 1 tahun.

Dikatakan tidak ada tujuan politik dalam pembuatan patung tersebut, ini hanya semata untuk memberikan inspirasi kepada anak-anak dan para guru bahwa pendidikan di Indonesia bisa mencetak seorang presiden yang luar biasa. Selain Obama, nanti juga akan dibangun patung para pahlawan di Taman Menteng. Begitulah kata-kata yang dikutip dari pidato walikota hari ini.

Melihat hal ini, pikiran kritis saya tertuju pada pertanyaan, ke manakah semangat nasionalisme bangsa sehingga mengidolakan warga yang mengabdi kepada bangsa asing?

Saya kembali mengutip kalimat ini: "...memberikan inspirasi kepada anak-anak dan para guru bahwa pendidikan di Indonesia bisa mencetak seorang presiden yang luar biasa."
Jika memang pendidikan di Indonesia berhasil mencetak seorang presiden yang luar biasa, harusnya kita sudah terbebas dari cekaman neraka korupsi sekarang. Tapi nyatanya? Indonesia berhasil mencetak presiden berprestasi yang pada akhirnya mengabdi di negara asing. Atau sebenarnya memang Obama bukan orang Indonesia? Lantas apa yang dibanggakan dari hal tersebut?

"Selain Obama, nanti juga akan dibangun patung para pahlawan di Taman Menteng."
Perhatikan kata-kata tersebut. Nantinya juga akan dibangun...
Pahlawan nasionalisme kita mendapat gilirang NANTI, mereka yang jelas-jelas LEBIH DULU mengabdi kepada negara kita mendapat giliran NANTI. Justru Obama yang mengabdi kepada negara asing mendapat giliran lebih dulu.

Saya sangat menyayangkan juga betapa mengecewakannya ternyata Amerika tidak berubah dalam masa pemerintahan Obama, Amerika serikat tetap menjadi negara teroris yang terus mengancam umat Muslim.

Tautan Luar:
Detik: Patung Obama Kecil Seharga Rp 100 Juta
Kompas: Ada Patung Obama di Taman Menteng