Monday, December 21, 2009

JADI GARA-GARA HP MURAH DAN FACEBOOK SAJA???

Lagi-lagi satu cerita di akhir tahun. Sekilas saya lihat di stasiun TV lokal sedang meliput sebuah antrian panjang dengan massa yang berjubel, lautan manusia itu rupanya memperebutkan promo HP murah yang dijual oleh perusahaan telekomunikasi swasta lokal.

HP tersebut dibundel bersama nomor CDMA perdana yang sedang top dengan promosi jejaring sosial bernama FACEBOOK yang juga sudah mendunia. Namun betapa tercengangnya saya melihat kejadian ini, bayangkan saja gara-gara HP murah dan fasilitas Facebook jadi orang rela berjubel antrian sepanjang antrian beras di jaman perang dunia. Melihat kejadian ini, sangatlah miris mengingat mental bangsa ini yang suka 'memiskinkan' dirinya.

Saya jadi percaya dengan adanya teori miskinisasi yang diciptakan oleh ocehan teman saya. Ada apa-apa yang murah dikit langsung diserbu.

Kalau dilihat, siapa aja pembeli yang berjubel ngantri HP murah ini? Ternyata hampir semua sudah memiliki HP, bahkan karena ramainya lautan manusia tak sedikit yang akhirnya KEHILANGAN HP nya gara-gara mengantri HP yang harganya tak seberapa dibanding HP yang sudah dimilikinya.

Sangat disayangkan juga bahwa perusahaan telekomunikasi tersebut selaku penjual tidak mengantisipasi kejadian ini.

Namun yang paling sangat disayangkan adalah mental bangsa ini, ternyata banyak orang merasa dirinya miskin.
Selalu saja berteriak:
"Saya miskin... Pemerintah bantulah saya.. Berikan dana subsidi lebih banyak lagi.."
Terjemahannya: "Saya malas... Saya ingin uang cepat kerja mudah..."
Ya pasang muka melas terus minta-minta deh. "Butuh barang murah... IRIT.. IRIT.. IRIT..."
Terjemahannya: "Ngerasa miskin... pelit... pelit... pelit..."

Mau HP murah??? Beli di abang-abang mainan tuh, paling cuma Rp 10.000,-


Tuh, udah murah bisa berubah jadi robot pula.

Tautan Luar: