Panjang yak judulnya?
Tapi dari judul tersebut lantas saya menelaah setiap kata dan berusaha mencari jawaban yang tepat dari pertanyaan yang berada di benak saya.
Adakah anak yang minta dirinya dilahirkan ke dunia ini?
Kata apa yang tepat ketika seorang bayi baru saja lahir di dunia ini? "Terlahir" atau "dilahirkan"?
Bagaimana kalau judul di atas diganti menjadi: "Begitu banyak bayi yang dilahirkan kedunia dengan begitu mudah NAMUN sulit bagi mereka untuk BERTAHAN"
Terlepas dari mudah atau tidaknya melahirkan seorang anak, tentu saya mengerti bahwa tidak ada proses melahirkan yang mudah, semua ibu melahirkan dengan rasa sakit dan perjuangan.
Namun, pertanyaan saya, lantas sebelum dan sesudah anak itu lahir apa yang ada di pikiran mereka? Apa yang mereka yakini dari "titipan Tuhan" yang kemudian terlahir/dilahirkan ke dunia ini melalui mereka?
Apakah mereka juga tahu penderitaan si anak yang kemudian mendapati bahwa dunia bukanlah tempat yang indah untuk hidup, bahwa hidup ini adalah perjuangan dan sesungguhnya dia lebih memilih untuk kembali ke tempat asalnya karena tidak kuat menjalani cobaan dalam perjuangannya.
Bagaimana jika si anak di tengah kesakitannya kemudian berpikir "Seandainya saya tidak pernah dilahirkan, biarkan saja saya tenang di atas sana. Namun suatu hari Tuhan meniupkan nyawaku ke dalam bayi ini dan lahirlah diriku di dunia fana yang penuh derita ini".
Saya sendiri belajar, bahwa tidak ada kehidupan yang gratis, orang harus berjuang untuk membangun kehidupannya, dan perjuangan bukanlah proses yang mudah untuk dilewati terlebih lagi: selama kita hidup perjuangan tidak akan pernah berakhir. Setelah selesai masalah yang lama, masalah baru datang menggantikannya, dan begitu seterusnya.
Akhir kata, siklus hidup di dunia ini tidak akan pernah berubah, hidup akan selalu jadi perjuangan. Kita yang sekarang sudah berada di bumi ini, kita jalani saja hidup ini dan berusaha yang terbaik untuk hari esok.
Seseorang yang belum memantapkan prinsip hidupnya, dan masih sempat terpikir untuk kembali ke alam yang penuh perdamaian di atas sana.