Tuesday, July 19, 2011

Teorema Ana, Ani, Ina, Inu dan Anu

Kuliah ambil jurusan apa?
Lulus terus mau ke mana? Ngapain?
Semasa kuliah jadi bintang kelas, juara Ekskul, Cum laude, apakah jamin bisa dapat kerja gemilang, berpenghasilan luar biasa dan karier dengan masa depan menjanjikan?

Kira-kira kriteria seperti itu diperebutkan berapa juta lulusan ya?

Ternyata setelah lulus, hanya sedikit teman yang saya kenal yang benar-benar dapat pekerjaan sesuai dengan bidang studi kuliah.

Suatu hari ketika kami berkumpul dan berbagi cerita
"Eh, udah pada kerja di mana nih?"
Ada yang menjawab
"Training di Bank"
"Jadi call center"
"Jadi customer service Grapari"
"Resepsionis kantor"
"Opis Boy"
Paling apes, "Janitor..."
Ada yang mending lah: "Jadi guru... (bukan dosen lho, beda)"

Lho lho lho, rata-rata koq kerjaan yang setara ma tingkatan eS eM aA s/d D3... Kalo gitu ngapain jau jau kuliah donk..

Abis jaman sekarang gitu, lulusan S2 ngelamar lamaran S1, dan lulusan S1 ngelamar lamaran SMA, D3 & sederajat. Sebegitu sempitnya kah dan sebegitu banyaknya yang memperebutkan sebuah lapangan pekerjaan?

"Terus yang diterima di perusahaan Jepang siapa donk?" (berhubung kami lulusan Sastra Jepang)

"Ya dia dia orang lah, bisa diitung pake jari, Ana, Ani, Ina, Inu dan Anu."

Tiba-tiba ada yang nyeletuk, "Gue juga kerja di perusahaan Jepang, Toyota Daihatsu di Cikarang"

"Maksudnya... lo jadi operator pabrik perakitan produk Toyota Daihatsu kan?

"I.. iya sih, tapi kan perusahaan Jepang juga."

"Iya deh.."