Gambar dipinjam dari: rastanzshare.blogspot.com
Arus informasi di dunia digital yang akrab dengan embel-embel we we we (wewe gombel kali ye).
WWW kepanjangan akronimnya "world wide web" adalah sarana arus informasi yang tiada henti, dari awal kemunculannya dengan modem yang bunyi priwiwiwit berisik gitu deh yang koneksinya dinamakan "dial up networking" atawa koneksi dial up.
Walau dengan koneksi dial up kabel yang kecepatannya masih sangat terbatas, namun arus informasi yang ada sudah tidak terbendung. Lembar demi lembar email mengalir awalnya puluhan, makin lama ratusan dan makin lama provider menyediakan kapasitas inbox gambot.
Sekarang dengan adanya koneksi ADSL yang semakin murah, jaringan internet semakin cepat. Arus informasi semakin tak terbendung, bahkan provider emailpun akhirnya menyediakan fasilitas inbox unlimited.
Dial up - ADSL - 3G, dari darat ke udara, dari kabel ke satelit. Apa lagi yang dapat menghalangi kemajuan teknologi ini?
Dengan derasnya arus teknologi dan informasi, sesungguhnya adalah hal yang tidak mungkin kalau kita menekan arus tersebut. Bahkan untuk membendungnya? Apalagi.
Mungkin provider bisa membuat program pembatasan konten, tapi website-website semcam itu pastinya akan keluar lagi, lagi dan lagi.
Jadi, apakah pembatasan konten ini adalah tanggung jawab provider? Ataukah menteri komunikasi? Atau, konsumen itu sendiri?
Bijaknya, kita memandang kepada diri kita sendiri. Apakah bangsa ini dinilai belum mampu mengatasi hadirnya konten-konten semacam itu dengan bijak?
Pernah dengar kah seruan "Disturbing Material, Viewer discretion advised."
Di stasiun televisi asing, apabila hendak menampilkan konten yang sedikit mengandung unsur "disturbing" atau yang mengacu "pornografi" atau dengan kata lain "konten dewasa", sebelumnya akan ditampilkan peringatan tersebut.
Yang mana secara harfiah artinya: "Disarankan Kebijakan Pemirsa".
Jadi dapat diartikan secara keseluruhan, acara yang akan ditampilkan membutuhkan kebijakan pemirsa, karena adanya konten yang mungkin tidak sesuai dengan konsumsi di bawah umur atau pemirsa yang tidak tahan dengan adegan yang bersifat kekerasan dan unsur pornografi.
Yang dimaksud dengan disturbing material, silahkan intip forum kaskus Disturbing Picture. Kalau pornografi saya rasa semua juga udah tau lah.