Ngobrolin tentang penampakan makhluk halus atau
yang dalam bahasa kerennya ‘hantu’, emang ga ada habisnya. Persoalannya,
penampakan-penampakan seperti itu menjadi “hiburan” tersendiri. Kadang udah tau
takut sama hantu, tapi tetap aja orang banyak cari sensasi pengen masuk rumah
hantu dan nyari-nyari penampakan walau sesudahnya teriak-teriak ketakutan
sendiri. Mungkin hampir tiap orang pernah mengalami pengalaman ‘penampakan’ ini
walau cuma sekali dalam hidupnya. Secara, patut diakui juga kalau we are not
alone in this world. Sebelumnya ada yang harus kita ketahui tentang fenomena
makhluk halus ini.
(1) Mereka sudah pasti ada di sekitar
kita. Makhluk hidup ciptaan Tuhan itu enggak cuma manusia dan hewan dan
makhluk lain yang sifatnya kasat mata. Makhluk yang tidak dapat kita lihat
seperti bangsa Jin dan Tuyul juga termasuk ciptaan Tuhan. Hanya saya, mereka
sudah pasti tidak akan dapat kita lihat dengan mata kita ini, karena kuasa Tuhan
memberi kita keterbatasan untuk melihat makhluk yang tidak diciptakan dari
tanah. Bangsa Jin (Djinn) ini diciptakan dari api yang tidak berasap, makanan
mereka pun juga adalah api. Oleh karena tubuhnya yang terbuat dari api, bangsa
Djinn ini dapat berubah bentuk sesuai keinginan mereka (shapeshifter). Semakin
tua umur DJinn, semakin besar kesaktiannya. Bangsa Djinn juga memiliki kemampuan
untuk membaca pikiran makhluk hidup yang terbuat dari tanah. Oleh karena itu,
dalam berbagai fenomena penampakan, para bangsa Djinn ini meniru bentuk dari
takhyul yang dipercaya oleh mayoritas masyarakat setempat.
(2) Bukan Film Horror Kepercayaan
anak-anak manusia pada film-film horror membawa pengaruh buruk pada kehadiran
makhluk-makhluk halus. Karena di film-film Horror makhluk halus digambarkan
sebagai sebuah sosok serial killer yang gentayangan menggarap dendam semasa
hidupnya. Pada kenyataannya, Tuhan selaku pemilik semua makhluk hidup di dunia
ini tidak akan pernah membiarkan makhluk ciptaannya bertindak di luar kuasaNya.
Tidak ada satupun makhluk yang diberi ijin untuk keluar dari kubur dan
gentayangan melakukan vigilante seakan dia bisa menandingi kuasa yang diberikan
kepada Malaikat Maut. Faktanya lagi, kedua malaikat yang menjaga dalam kubur
juga tidak akan membiarkan sang arwah lepas dan melakukan hal tersebut. Pada
dasarnya, sifat para makhluk halus ini tidak mengganggu. Namun terkadang
'penampakan' (baca: kehadiran) mereka yang berwujud asing dan 'berbeda', terasa
'mengganggu' makhluk hidup yang terbuat dari tanah ini. Karena perbedaan sifat
tubuh, yang satu melayang dan dapat menembus benda-benda keras sementara manusia
bersifat solid dan menjejakkan kaki di tanah untuk berjalan. Tidak ada bangsa
Djinn yang diijinkan membunuh anak Adam Hawa kecuali kuasa Tuhanlah yang
mengijinkan. Dalam beberapa kasus, bukan Djinn lah yang membunuh manusia, tetapi
anak manusia yang memelihara Djinn dan meminjam kekuatannya untuk dijadikan
kesaktiannya dan mempergunakan kesaktian tersebut sebagai ilmu untuk membunuh
atau yang lainnya.
(3) Mereka memang tertarik dengan bebauan
khusus Bangsa Djinn ini memang tertarik dengan bau-bau kemenyan dan
harum-harum melati dan bakaran asap tembakau. Beberapa sumber juga turut
memperkuat fakta ini.
(4) Jangan membuat mereka marah
Rumah tinggal banga Djinn ini memang tidak seperti kita yang memiliki peradaban
maju (oleh sebab itulah manusia sampai kapanpun adalah makhluk superior, sosok
khalifah). Bangsa Djinn ini menempati tempat-tempat yang sepi, lama tak dihuni,
patung-patung, pohon yang rindang, tempat-tempat gelap, yang mana hal itu
membuat mereka kerap disapa 'penunggu'. Di mana kita memasuki rumah makhluk
hidup lain, kita juga harus menuruti aturan sopan santun.
Misalnya: Jangan kencing sembarangan di pohon, siapa
tau ada yang sedang tidur di sana. Jangan lupa mengucap salam ketika masuk ke
sebuah rumah kosong yang lama tak dihuni, siapa tau ada yang sudah lebih dulu
berada di sana. Bacalah doa, mengucap Basmalah (dalam kepercayaan umat muslim)
sebelum menebang pohon yang besar, siapa tau ada yang lama tinggal di sana.
Jangan mempermainkan hal-hal yang memancing kedatangan makhluk halus jika tidak
ingin bertanggung jawab memulangkannya. Misalnya, memaninkan jalangkukng.
Memanggil-manggil pocong. Kencing di kuburan. Menunjuk-nunjuk ke arah pohon
besar. Karena, kalau kita kemudian didatangi dan dia marah, kita akan sulit
mengusirnya meskipun kita mendatangkan 1000 kiyayi dari pegunungan kudus
sekalipun. Sama saja seperti kalau kita yang diganggu, tentunya kita akan marah
bukan?
Kasus Kesurupan
Kesurupan
bisa saja terjadi ketika tubuh dalam keadaan lemah, kosong, dan situasi emosi
yang tidak stabil.
Obat anti kesurupan hanya 1, perbanyak ibadah dan
mohon perlindungan kepada Tuhan.
Jangan mempermainkan makhluk-makhluk halus.
Kuasai diri, jangan biarkan rasa takut menguasai
dirimu, ketika rasa takut menguasai diri, tubuh kita akan berada dalam kondisi
yang sangat lemah dan situasi emosi yang tidak stabil. . . . .
Tips menghadapi kehadiran makhluk
halus
- Baca doa selalu dan perbanyak Ibadah, karena
perlindungan yang terbesar hanya dari Tuhan- Ucapkan salam
ketika memasuki tempat-tempat yang lama tak dihuni- Kalau kebetulan
harus lewat tempat-tempat seperti kuburan, jangan takut, takut hanya kepada
Tuhan, yakinlah selama niatmu baik dan kamu tidak mengganggu mereka, merekapun
tidak akan mengganggu kamu. Sekali lagi, doa memohon perlindungan adalah
kekuatan utama. - Jangan takut ketika kebetulan melihat mereka, karena pada
dasarnya mereka juga makhluk ciptaan Tuhan yang bentuknya saja berbeda dengan
kita.